Halaman 1 | 2

 

 

Dalam pergaulan, kita akan merasa nyaman di lingkungan orang-orang yang memiliki banyak kesamaan dengan kita. Namun sebaliknya, lingkungan juga memiliki orang-orang yang membuat kita seringkali merasa kesal, tidak menjadi diri kita sendiri atau yang paling parah adalah membuat Anda kehilangan kepercayaan diri. Berikut beberapa tips dari Cheryl Richardson, pengarang buku 'Take Time of Your Life', untuk membantu kita mempelajari dan karakter orang-orang sekitar kita, sehingga kita akan lebih peka dalam memilih teman yang baik untuk diri kita.

The Complainer (Si Pengeluh)

Teman seperti ini lebih tertarik mendengarkan 'suaranya' sendiri. Dia akan terus mengeluhkan sesuatu yang menurutnya tidak sesuai dengan keinginannya. Parahnya, keluhan-keluhan itu akan terus 'dihibahkan' ke pada Anda sebagai temannya.

The Drainer (Si Bergantung)

Ia adalah sosok yang tidak mandiri dan senantiasa tergantung kepada Anda. Dia tidak mau berusaha sendiri dan selalu memerlukan Anda untuk membimbingnya, mendukungnya, memberi informasi atau nasehat setiap saat ia membutuhkannya. Karena sikapnya ini, hampir semua  topik perbincangan dengan Anda adalah seputar hidupnya. Tidak enaknya lagi, Anda seringkali tak punya kesempatan untuk membicarakan hal lain karena semua topik yang dibicarakan selalu saja tentang dirinya.

The Shamer (Si Pengkritik )

Mengkritik itu bagus, tetapi kalau kritik yang ditujukan untuk Anda tidak beralasan tentu saja lama-kelamaan akan membuat Anda merasa kesal..
Teman seperti ini adalah teman yang seringkali  memotong pembicaraan ketika Anda atau teman lainnya sedang. Kebiasaan 'buruknya' lagi adalah dengan enteng ia melecehkan Anda atau menertawakan ide Anda di depan orang lain. Dia tidak mengenal batas-batas privacy, dan seringkali merasa masukannya akan bermanfaat untuk Anda.

 

The Discounter »

Halaman 1 | 2

 
 
Artikel Terkait :
 

Copyright © 2006 conectique.com, Inc. All Rights Reserved