Ego-Libido, Membuat Pria Tak Bergairah
 

Pernahkah Anda merasa pasangan Anda tiba-tiba tidak bergairah di tempat tidur setelah sebelumnya berkeluh kesah mengenai pekerjaannya? Itulah yang dinamakan ego-libido, suatu keadaan dimana gairah seksual berhubungan erat dengan ego. Bila ego sedang nyaman maka gairah seksual tinggi. Tetapi sebaliknya, bila ego sedang terganggu maka gairah seksualnya pun menurun. “Sebenarnya ego-libido ini juga dialami perempuan, tetapi pada laki-laki pengaruhnya lebih kuat,” ujar Andrew Levit, seorang pakar seks dan psikolog pernikahan.

 

Namun tidak hanya masalah pekerjaan saja yang membuat ego-libido laki-laki terganggu, gagalnya ereksi saat sedang berhubungan intim juga menjadi salah satu penyebabnya. Agar Anda punya pengetahuan tentang hal ini, simak dulu penjelasan dan cara menyiasatinya agar pasangan Anda tidak mengalami hal yang sama.

 

Ego-Libido dan Pekerjaan
Masalah dalam karir seringkali membuat suami menjadi tak ingin melakukan hubungan seks. Berbeda dengan sang istri yang meskipun mengalami tekanan dalam pekerjaan, gairah seksnya tidak lalu langsung terganggu. Mengapa bertolak belakang? Pasalnya di dalam masyarakat kita, orientasi kesuksesan kepala keluarga adalah kekuasaan dan uang. Akibatnya ketika ia merasa punya masalah dalam pekerjaan, ia merasa apa yang seharusnya ia banggakan sedang 'hilang' dari dirinya. Keadaan ini membuatnya kehilangan percaya diri sehingga bahkan untuk berhubungan seks pun ia kehilangan gairah.

 

Ego-Libido dan Ereksi
Tidak bisa ereksi bagi lelaki berarti kegagalan di tempat tidur. "Ereksi tidak bisa direkayasa, karena itu ada pendapat umum bahwa ereksi melambangkan kejantanan dan gagal ereksi merupakan bukti lenyapnya kejantanan,” ujar Dr Bernie Zilbergeld, penulis buku The New Male Sexuality. "Secara psikologis mereka merasa impoten, akibatnya mereka menghindari hubungan seks dengan cara memancing pertengkaran dan taktik-taktik lain. Sebagai pria, ego yang dimilikinya merasa dilukai sehingga ia tidak lagi bergairah,” ujar Dr. Bernie menjelaskan.

 

Untuk menyiasatinya, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai istri:

 

Membangkitkan harga diri
Para ahli sepakat bahwa terus menerus mencari kesalahan pasangan di tempat tidur dapat membunuh gairah seks. "Seorang lelaki akan merasa dirinya tidak berguna, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun di tempat tidur,” ujar Dr. Bernie. Obatnya adalah dengan membangkitkan ego atau harga dirinya. “Tugas ini hanya bisa dilakukan sang istri sebagai partenrnya di tempat tidur,” kata Dr. Bernie lagi.

Mengingatkan bahwa seks bukanlah beban
Pria menghindari seks ketika merasa kepercayaan dirinya terancam. "Bagi kebanyakan lelaki, seks adalah suatu tugas. Jika ia mencapai klimaks dan pasangannya merasa senang, maka ia akan merasa sukses,” ujar Dr. Bernie. Sebagai istri, Anda bisa mulai membantu dengan hanya melakukan foreplay untuk keintiman emosional. Namun  jangan merasa kecewa bila ditolak karena hal ini memang butuh waktu.

***

 
 
 
 
 
 
 
 
 

Copyright © 2008 conectique.com, Inc. All Rights Reserved
Klik disini!! untuk bergabung di Newsletter kami
Kirimkan komentar Anda tentang Conectique ke feedback@conectique.com