Pada bulan kesembilan atau pada minggu ke 40, di dalam rongga panggul sang ibu, bayi sudah menempatkan dirinya pada posisi siap  dilahirkan. Kini dia hanya menunggu ‘sinyal’ kapan saat persalinan terjadi.

Peristiwa itu dapat terjadi secara cepat atau sebaliknya lambat atau sebaliknya sangat cepat. Apakah tanda yang perlu diperhatikan ibu untuk memastikan saat persalinannya?

  • Kekerapan kontraksi. Ketika kontraksi mulai terjadi, sebaiknya ibu mencatat kekerapan. Gunakan stopwatch atau jam tangan yang memiliki jarum penunjuk detik. Biasanya lama kontraksi terjadi adalah 45 - 75 detik. Rasa sakit kontraksi biasanya dimulai dari rahim bagian atas, lalu menjalar ke bagian bawah, yakni ke bagian atas tulang kemaluan.
  • Kontraksi semakin kuat. Biasanya semakin lama kontraksi akan bertambah kuat. Saat mulas, jika si ibu menekan dinding perut dengan telunjuk akan terasa perut mengeras.
  • Interval kontraksi. Makin lama jarak antara kontraksi akan semakin pendek, awalnya setiap 20 menit sekali, kemudian menjadi 15 menit, lalu 10 menit hingga akhirnya terjadi setiap 2 menit. Pada saat kontraksi terjadi setiap 10 menit, sebaiknya Anda segera berangkat ke rumah sakit.

  • Pengeluaran lendir bercampur darah (bloody show). Gejala ini menunjukkan telah mulai terjadi pembukaan mulut rahim. Pengeluaran lendir bercampur darah ini terjadi karena terlepasnya sumbatan yang tebal pada mulut rahim.
  • Pecah ketuban. Normalnya air ketuban yang keluar terlihat jernih dan tidak berbau. Jika air ketuban yang keluar terlihat keruh atau berbau, maka sangat disarankan untuk hubungi dokter dan bergegas ke rumah sakit, sekalipun ibu belum merasa sakit atau belum mengalami kontraksi. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari risiko infeksi. Sementara diperjalanan gunakan pembalut untuk menyerap cairan ketuban yang keluar.
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Copyright © 2008 conectique.com, Inc. All Rights Reserved
Klik disini!! untuk bergabung di Newsletter kami
Kirimkan komentar Anda tentang Conectique ke feedback@conectique.com