Saatnya Si Kecil Masuk TK
 

 

Menjelang tahun ajaran baru seperti saat ini, biasanya orangtua bersiap-siap mencarikan sekolah untuk si kecil. “Pinginnya sih mencari play group dan TK yang terbaik untuk si kecil,” ujar Destia.

Semua orangtua pasti ingin seperti Destia, sebisa mungkin memasukkan anaknya di sekolah dengan mutu pendidikan yang terbaik. Sebab dasar dari perkembangan anak-anak terbentuk ketika mereka duduk di bangku play group atau TK. Salah pendidikan di jenjang pendidikan ini kelak bisa berakibat fatal. Mampukah si kecil beradaptasi dengan lingkungan formalnya yang baru?

Agar tak bingung, semoga panduan berikut ini bisa membantu Anda:

Pertama
Anda boleh pilih-pilih play group atau TK sebanyak mungkin, bahkan jangan segan untuk melakukan trial class. Kemudian bandingan masing-masing play group atau TK tersebut. Bagaimana fasilitasnya, pengalaman pengajarnya, dan pola pengajarannya.

Fasilitas di sini maksudnya adalah fasilitas bermain yang bisa menstimulasi motorik halus, motorik kasar dan sosialisasi bagi si anak. Sedangkan untuk pengalaman guru, pastikan masing-masing guru maksimal meng-handle empat anak. Serta satu kelas hanya berisi tak lebih dari 20 anak. Mengapa harus pilih pengajarnya yang berpengalaman?

Sebab guru inilah yang kelak ikut berperan dalam membentuk pribadi si anak. Dari sekian anak berusia di bawah tiga tahun, si guru harus bisa sabar tak hanya mengajari namun juga menghandle emosi serta karakteristik anak yang berbeda-beda.

Kedua
Lama belajar juga harus diperhatikan. Sebab, kemampuan efektif belajar anak play group atau TK maksimal hanya sampai 30 menit. Pilih play group atau TK yang memberikan selingan bermain pada saat anak belajar lebih dari setengah jam.

Ada juga orangtua, yang dengan berbagai pertimbangan menginginkan anaknya langsung masuk TK tanpa harus Play group. Nah, agar si kecil siap masuk sekolah, berikut ketrampilan dasar yang dimilikinya:

 

  1. Pastikan si kecil sudah bisa menyebut namanya sendiri, alamat rumah dan nomor telpon rumah.

  2. Meski belum fasih, tapi ia sudah bisa memakai dan melepas baju sendiri. Terutama baju yang berkancing depan.

  3. Bisa pipis dan mencuci tangannya sendiri.

  4. Senang bermain bersama teman sebaya.

  5. Sudah memiliki perbendaharaan kata yang cukup banyak.

  6. Tidak minder dan mempunyai perasaan positif terhadap diri sendiri.

  7. Si kecil sangat senang ketika diajak berbicara mengenai rencana sekolahnya.

Sebagai orangtua, Andapun harus memiliki persiapan sebelum mengantarkan anak ke sekolah pertamanya. Apa sajakah?

  1. Saat pencarian sekolah, usahakan si kecil ikur agar ia merasakan suasana sekolah.

  2. Perkenalkan anak buku-buku bacaan yang cocok untuk usianya.

  3. Setiap hari tambahkan pengetahuannya misalnya mengenalkan nama benda-benda.

  4. Mulai batasi waktunya untuk menonton televisi.

 
  1. Batasi waktu menonton televisi. Mulai latih anak untuk belajar bangun pagi atau dengan jam yang telah Anda berdua sepakati. Demikian juga dengan waktu tidurnya.

  2. Ajak si kecil memainkan permainan yang sesuai dengan usianya, dan ajak dia untuk belajar mematuhi aturan permainan tersebut. "Tidak ada tangisan, tidak ada marah dan tidak ada jeritan".

Demi pendidikan terbaik si kecil, sangat disarankan agar para orangtua untuk tak segan-segan untuk meluangkan waktu hunting informasi mengenai play group atau TK. Lebih baik  ribet di depam daripada menyesal dikemudian hari bukan?

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 

Copyright © 2008 conectique.com, Inc. All Rights Reserved
Klik disini!! untuk bergabung di Newsletter kami
Kirimkan komentar Anda tentang Conectique ke feedback@conectique.com