hot mediaheadlines

Jakarta Update
Seks & Kesehatan
Artis & Hiburan
Human Interest
Wisata
Keuangan
Teknologi
Ekonomi
Politik
Kriminal
Lainnya
 

183 stories,18 comments

Pemerintah Menolak Jenasah Umar Al Faruq

.

Umar al Faruq, yang disebut-sebut pemimpin jaringan teroris Al-Qaedah di Asia Tenggara, tidak akan dibawa kembali ke Indonesia. "Sebab, lelaki yang beristri warga negara Indonesia ini bukan WNI," ujar Syamsir Siregar, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) hari  Kamis 28 September 2006.

Masalah Al-Faruq ini dibahas dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Kepala BIN. Dalam rapat tertutup, para anggota Dewan mempertanyakan kasus Al-Faruq. Lelaki ini tewas dalam penggerebekan oleh pasukan Inggris di Basrah, Irak, setelah kabur dari tahanan militer Amerika Serikat di Bagram, Afghanistan. Syamsir menjelaskan, pria bernama Mahmud bin Ahmad Assegaf ini memiliki tiga paspor. Kartu tanda penduduk yang dia miliki tidak serta merta menegaskan bahwa Farouk adalah WNI. Atas dasar itulah, pemulangan jenazah Al-Faruq tidak menjadi keharusan pemerintah Indonesia, meski dia menikah dengan Mira Agustina di Bogor, Jawa Barat.

Lelaki kelahiran Kuwait itu disebut-sebut sebagai wakil pemimpin Al-Qaedah, Usamah bin Ladin. Dia ditangkap di Bogor, 5 Juni 2002 oleh aparat intelijen Indonesia. Kemudian  diserahkan ke pemerintah AS. Al-Faruq ditahan di penjara Bagram, Afghanistan, dengan tingkat penjagaan keamanan paling ketat. Namun, 10 Juli tahun kemarin, dia berhasil kabur dan melarikan diri ke Irak. Pekan silam, tentara Inggris menyerbu tempat persembunyiannya di Basrah. Dia tewas setelah terjadi baku tembak

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

Pengoplos Daging Sapi Tertangkap
Liputan6.com, 28 September 2006

.

Sehubungan isyu daging sapi ilegal yang beredar di pasaran, Menteri Pertanian Anton Apriantono menegaskan, pihaknya akan memperketat jalur pemotongan hewan hingga distribusi penjualan daging. Karena menurut Anton, peredaran daging oplosan sangat erat kaitannya dengan jalur pengawasan. "Modus penjualan daging ini adalah memberi tawaran harga 50 persen lebih murah dibanding harga daging sapi biasa," ujar Anton menjelaskan.

Sebulan sebelum memasuki Ramadan, Deptan telah menginformasikannya kepada Pemprov DKI dan masyarakat mengenai maraknya peredaran daging sapi yang dicampur dengan daging babi hutan. Kini informasi tersebut telah ditindaklanjuti oleh Pemprov DKI. Hal ini terbukti dengan berhasil ditangkapnya seorang penjual daging sapi bercampur daging babi. Sutanto, begitu nama tersangka pengoplos daging sapi dan daging babi yang dibekuk jajaran Kepolisian Sektor Duren Sawit, Jakarta Timur. Sutanto mengaku menjual daging oplosan dengan harga miring. Dia selalu berjualan pagi hari saat hari masih gelap, karena konsumen biasanya tak bisa membedakan antara daging oplosan dan daging murni.

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

260 Kontainer Daging Asal Spanyol Diduga Terkontaminasi Virus Sapi Gila

.

Aparat Bea dan Cukai (BC), serta Karantina Hewan Tanjung Priok sedang direpotkan oleh importasi 260 kontainer meat bone meal ilegal asal Spanyol yang diduga terkontaminasi virus penyakit sapi gila. "Modusnya, dalam dokumen impor diberitahukan bahwa ratusan kontainer itu berisi poultry meal atau tepung lain. Setelah diperiksa, ternyata berisi MBM (meat bone meal) ilegal," kata Kepala Karantina Hewan Tanjung Priok, Basir N kepada wartawan, Selasa 26 September 2006.

Basir mengatakan, MBM hanya boleh diimpor dari Australia dan Selandia Baru. MBM dari negara-negara Uni Eropa dilarang karena wabah penyakit sapi gila yang melanda Eropa beberapa saat lalu. Setelah diperiksa, ternyata 167 MBM ilegal ini mengandung tepung daging sapi dan dikhawatirkan terkontaminasi penyakit sapi gila atau Bovine Spongioform Ecnephalophaty (BSE).

BC dan Karantina Hewan menyatakan, pihaknya bermaksud mencegah kemungkinan munculnya penyakit sapi gila di Indonesia. Karena itu, segala bentuk produk sapi dari Eropa, baik daging maupun tepung pakan ternak yang mengandung daging sapi, atau sisa dari jenis MBM, dilarang masuk ke Indonesia. Seharusnya yang diimpor dari Uni Eropa (termasuk Spanyol) hanya poultry meat meal.

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

Suami Lisa Pasien Face Off Divonis 6 Bulan
Tempo Interaktif

.

Senin, 25 September 2006, majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menjatuhkan vonis enam bulan kurungan kepada Mulyono Eko, suami pasien operasi ganti wajah Siti Nurjazila alias Lisa. Vonis enam bulan ini dijatuhkan bukan untuk kasus perusakan wajah isterinya, namun penggunaan buku nikah palsu saat menikahi Lisa tahun 2000. Vonis ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa Sati Budi Nindia yang menuntut Mulyono 10 bulan penjara.

Dalam amar keputusannya, Ketua Majelis Hakim Suripto di Surabaya mengatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan menggunakan buku nikah palsu untuk menikahi Lisa di depan Kiai Minan Aminullah di Bangil, Pasuruan.  Menurut Robert Mantinia, pengacara terdakwa, vonis terhadap kliennya sudah obyektif karena yang bersalah sebenarnya adalah dua pegawai Kantor Urusan Agama Jombang, Asrowi dan Baidowi yang saat ini masih diburu Kepolisian Wilayah Kota Besar (Polwiltabes) Surabaya.

Namun Mulyono pun tidak bisa benar-benar bebas setelah menjalani 6 bulan kurungan ini karena harus menghadapi persidangan dalam kasus perusakan wajah Lisa. Polisi sudah memastikan pelaku penyiraman wajah Lisa dengan air keras adalah Mulyono. Lisa, yang sudah menjalani operasi rekonstruksi wajah total 28 Maret 2006 lalu masih menjalani operasi pemulihan wajah di Rumah Sakit Umum Dokter Soetomo Surabaya.

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

183 stories,18 comments

Polling
Rabu kemarin (27/9) Presiden SBY mengeluarkan 7 petunjuk untuk mengatasi bencana semburan lumpur panas akibat operasi PT. Lapindo Brantas, salah satunya adalah dialirkan ke Sungai Porong. Apa tanggapan Anda ?

Setuju. Penanganan yang sistematis dan terarah memang diperlukan untuk mengatasi semburan lumpur
Tidak Setuju. Sungai Porong adalah sumber pengairan tambak udang dan ikan dan jika lumpur dialiri kesana akan meracuni udang dan ikan dan kemudian manusia.
Tidak tahu. Sampai saat ini belum ada satu langkah yang sudah dilakukan berhasil menutup semburan lumpur.

 

 

 
 print this page  |    send to friend  |    subscribe this channel

Copyright © 2006 conectique.com, Inc. All Rights Reserved