hot mediaheadlines

Jakarta Update
Seks & Kesehatan
Artis & Hiburan
Human Interest
Wisata
Keuangan
Teknologi
Ekonomi
Politik
Kriminal
Lainnya
 

124 stories,18 comments

Paus Bertemu 22 Wakil Negara Islam

.

Dalam upaya meredam ketegangan dengan dunia Islam, Paus Benediktus XVI mengadakan pertemuan dengan 22 wakil negara Islam  di Istana Gandolfo, Italia, Senin, 25 September 2006. Paus secara hangat menyambut satu-persatu para utusan sekaligus menekankan kembali rasa respek dan hormatnya kepada umat Islam.

Meski tidak secara khusus menyampaikan penjelasan atas pidatonya yang kemudian mendapat tanggapan keras dari umat Muslim di seluruh dunia, Paus mengawali pidatonya dengan mengatakan bahwa situasi yang menjadi latar belakang pertemuan itu sudah diketahui bersama. "Saya dengan tulus berdoa bahwa hubungan saling percaya yang telah berkembang antara Kristen dan Muslim selama bertahun-tahun tidak hanya akan berlanjut, tetapi akan berkembang lebih jauh dalam sebuah semangat ketulusan dan dialog saling menghormati," ungkapnya sambil menekankan pemahaman atas nilai-nilai keagamaan yang dimiliki bersama dan menghormati perbedaan yang ada.

Paus juga meyakini, dalam situasi dunia sekarang ini, ada keharusan bahwa Muslim dan Kristen bersatu dalam upaya mengatasi berbagai tantangan yang ada terkait dengan kemanusiaan. "Kristen dan Muslim harus belajar untuk bekerja bersama, dalam upaya menjaga diri dari segala bentuk ketidaktoleranan dan menentang berbagai manifestasi kekerasan," ungkap Paus yang berusia 79 tahun itu.

Paus juga menyampaikan doa kepada seluruh umat Muslim yang saat ini menjalani ibadah puasa di berbagai belahan dunia.  "Saya berdoa dengan segenap hati semoga Tuhan akan membimbing langkah kita di jalan yang penuh saling pengertian. Di saat umat Muslim memulai perjalanan spiritualnya di bulan Ramadhan, saya mengucapkan selamat menjalankan ibadah (puasa), semoga Tuhan memberkati mereka semua dengan kehidupan yang damai dan tenteram," kata Paus.

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

Joshua, Kucing Hipoalergenik Pertama Di Dunia
Liputan6.com, 22 September 2006

.

Anda penggemar kucing, tapi mudah alergi bila berdekatan dengan hewan itu? Sekarang tak perlu terlalu khawatir. Allerca, perusahaan penyedia hewan peliharaan berbasis di San Diego, Amerika Serikat, baru-baru ini, berhasil mengembangbiakkan kucing yang tak menyebabkan alergi pada siapa pun.

Joshua, contohnya. Sekilas, kucing berusia 18 bulan itu memang tak ada bedanya dengan kucing-kucing lain. Tapi sesungguhnya kucing ini berbeda, karena Joshua adalah kucing hipoalergenik pertama di dunia. Siapa pun tak perlu khawatir berdekatan, menggendongnya atau bahkan mencium Joshua. Anda dijamin tak akan bersin atau terserang gejala alergi lainnya. Sebab, Joshua memang sudah mendapat penanganan khusus sejak masih dalam kandungan.

Jumlah protein penyebab alergi--Fel D1--yang terkandung dalam gen ibunya ditekan sedemikian rupa. Hasilnya, saat lahir protein Fel D1 dalam tubuh Joshua sangat rendah sehingga air liur, bulu maupun urine tidak akan menyebabkan alergi. Tapi jangan pernah berpikir kucing hipoalergenik berharga murah. Saat ini, di negeri asalnya, kucing sebangsa Joshua dibandrol seharga US$ 4 ribu atau senilai Rp 36 juta per ekor.  Anda Tertarik?

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

Menghentikan Semburan Lumpur Lapindo Dengan Bantuan Paranormal
kapanlagi.com, 7 September 2006

.

Sebanyak 35 paranormal, baik yang berasal dari Sidoarjo maupun dari luar Jatim, menyatakan kesiapan "menutup" semburan lumpur Lapindo Brantas Inc (LBI), dengan kekuatan supranatural. "Mudah-mudahan upaya non teknis ini dapat mengurangi semburan lumpur, dan kalau bisa berhenti secepatnnya," ujar Kades Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Hasan.  Menurut Hasan, paranormal yang akan menangani luapan lumpur Lapindo ini mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Hampir seluruh paranormal ini menyatakan sanggup untuk melakukan penutupan semburan lumpur dengan risiko ditanggung sendiri.

Seperti diberitakan, upaya mengatasi luapan lumpur Lapindo terus dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya dengan sayembara berhadiah. Rencananya, sayembara yang dibuka mulai 1 September 2006 di Balai Desa Kedungbendo, Kecamatan Tanggulangin selama satu bulan, mulai 1-30 September 2006. Namun karena alasan mendekati bulan puasa maka pendaftaran sayembara ini ditutup. "Ulah" warga yang kesal dengan belum teratasinya semburan lumpur ini, ternyata mendapat tanggapan positif paranormal. Hal ini dapat dilihat dari terus berdatangan jumlah pemohon. Hingga Rabu 6 September 2006 kemarin jumlah peserta sayembara yang terdaftar sebanyak 35 orang paranormal. Sedangkan peserta yang dinyatakan gagal sebanyak lima orang.

Pelaksanaan sayembara ini merupakan inisiatif dari Direktur PT Teguh Rahma Jaya, H Hasan SH MH selaku pengembang Perumahan Tanggulangin Citra Pesona Permai (TCPP), sekaligus Kepala Desa Kedungbendo. Syarat bagi pendaftar sangat mudah, yaitu cukup melampirkan foto kopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). Bagi pemohon yang bisa menghentikan luapan lumpur, maka akan mendapat hadiah sebuah rumah tipe 36 seharga Rp.80 juta di TCPP.

Salah seorang paranormal, Abdul Halim RM atau biasa di panggil Gus Liem pada kesempatan itu mengaku, sanggup menghentikan luapan lumpur Lapindo dalam tengat waktu sepekan. "Karena waktu yang disediakan panitia harus sehari semalam, maka kami akan berusaha untuk memenuhinya," ujarnya.

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

Desa Jatirejo Terendam
Kompas

.

Seluruh kawasan Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, Selasa 5 September 2006, terendam lumpur PT Lapindo Brantas Inc. Padahal, perusahaan pertambangan itu baru selesai membangun tanggul baru untuk melindungi Jalan Raya Porong dari ancaman serupa. Sebelumnya, areal persawahan Desa Jatirejo, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, itu menjadi kolam penampungan lumpur panas Lapindo. Berita ini dilansir Kompas, edisi Rabu, 6 September 2006.

Setelah Jatirejo terendam, berarti sampai kemarin sudah empat kawasan permukiman yang "hilang" terendam lumpur panas. Sebelum Desa Jatirejo, tiga kawasan permukiman lain yang telah terendam lumpur adalah Desa Renokenongo dan Siring di Kecamatan Porong, serta Desa Kedungbendo di Kecamatan Tanggulangin.

Berdasarkan pemantauan kemarin, sedikitnya 700 rumah warga terendam air dan lumpur setinggi 1-2 meter. Hal ini terjadi karena pembuatan tanggul tidak dilakukan di sebelah timur dan utara Desa Jatirejo untuk menahan laju genangan ke arah permukiman, tetapi di sebelah barat desa yang berbatasan dengan Jalan Raya Porong. Akibatnya, kawasan permukiman terjebak di kolam penampungan air dan lumpur.

Dalam bahan presentasi tim pengelolaan lumpur (tim 2) kepada Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto akhir Agustus lalu, sebenarnya permukiman Jatirejo tak termasuk dalam desain kolam penampungan lumpur.

Ketua tim kerja yang menangani desain tanggul dari Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Jawa Timur (Jatim), Arie Setiadi Murwanto, menyatakan, tanggul di sebelah barat desa itu bersifat darurat—untuk menahan luberan lumpur. Pihaknya segera menguatkan tanggul di utara dan timur desa tersebut. Air dan lumpur di permukiman akan dialirkan ke kolam bekas persawahan Desa Mindi agar permukiman Desa Jatirejo bisa kering.

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

124 stories,18 comments

Polling
Rabu kemarin (27/9) Presiden SBY mengeluarkan 7 petunjuk untuk mengatasi bencana semburan lumpur panas akibat operasi PT. Lapindo Brantas, salah satunya adalah dialirkan ke Sungai Porong. Apa tanggapan Anda ?

Setuju. Penanganan yang sistematis dan terarah memang diperlukan untuk mengatasi semburan lumpur
Tidak Setuju. Sungai Porong adalah sumber pengairan tambak udang dan ikan dan jika lumpur dialiri kesana akan meracuni udang dan ikan dan kemudian manusia.
Tidak tahu. Sampai saat ini belum ada satu langkah yang sudah dilakukan berhasil menutup semburan lumpur.

 

 

 
 print this page  |    send to friend  |    subscribe this channel

Copyright © 2006 conectique.com, Inc. All Rights Reserved