hot mediaheadlines

Jakarta Update
Seks & Kesehatan
Artis & Hiburan
Human Interest
Wisata
Keuangan
Teknologi
Ekonomi
Politik
Kriminal
Lainnya
 

1312 stories,189 comments

Tenaga Pembantu Sementara Mulai Marak Ditawarkan
Kompas

.

Satu masalah yang mungkin cukup penting dipikirkan ketika memasuki bulan Ramahan adalah mengantisipasi saat pembantu mudik. Dan hal ini sudah diperhitungkan oleh sejumlah usaha penyalur pembantu rumah tangga yang mulai menawarkan pembantu yang tidak mudik selama hari raya Idul Fitri.

Para pembantu yang biasa disebut sebagai pembantu pengganti sementara (inval) ini umumnya minta gaji dua kali lipat dari kondisi normal. Biasanya penawaran terjadi dari mulut ke mulut atau dari iklan baris di sejumlah media dan pamflet. "Sejak 24 September sudah banyak yang pesan pembantu inpal ke kami. Bahkan, tadi ada yang sudah membawa pembantu kami untuk pemakaian 40 hari," kata Gito, pemilik usaha penyalur pembantu rumah tangga di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Pembantu sementara yang disalurkan Gito bergaji Rp.700.000- Rp.800.000 per bulan. Sedangkan jika harian, pembantu tersebut bergaji Rp.40.000-60.000 setiap hari dengan masa penggunaan minimal 15 hari. Semua tarif di atas masih ditambah biaya administrasi Rp.360.000.

"Saya hanya mengambil biaya administrasi. Sementara gaji semua diambil pembantu," ujar Gito. Dia menambahkan, semua tarif itu wajib dibayar di muka dan sudah berlaku mulai sekarang hingga sekitar dua minggu setelah hari raya Idul Fitri.

Hal senada disampaikan Sigit, pemilik usaha penyalur pembantu lainnya di daerah Kedoya, Jakarta Barat. Untuk memesan pembantu inpal, jelas Sigit, konsumen harus membayar biaya administrasi Rp.350.000 dan gaji pembantu Rp.50.000 per hari.  "Tentang jenis pekerjaan yang harus dilakukan pembantu inval, itu tergantung hasil negosiasi antara pemilik dan pembantu yang bersangkutan. Dan pembantu inval biasanya menginap," kata Sigit.

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

Pemerintah Menolak Jenasah Umar Al Faruq

.

Umar al Faruq, yang disebut-sebut pemimpin jaringan teroris Al-Qaedah di Asia Tenggara, tidak akan dibawa kembali ke Indonesia. "Sebab, lelaki yang beristri warga negara Indonesia ini bukan WNI," ujar Syamsir Siregar, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) hari  Kamis 28 September 2006.

Masalah Al-Faruq ini dibahas dalam rapat kerja Komisi I DPR dengan Kepala BIN. Dalam rapat tertutup, para anggota Dewan mempertanyakan kasus Al-Faruq. Lelaki ini tewas dalam penggerebekan oleh pasukan Inggris di Basrah, Irak, setelah kabur dari tahanan militer Amerika Serikat di Bagram, Afghanistan. Syamsir menjelaskan, pria bernama Mahmud bin Ahmad Assegaf ini memiliki tiga paspor. Kartu tanda penduduk yang dia miliki tidak serta merta menegaskan bahwa Farouk adalah WNI. Atas dasar itulah, pemulangan jenazah Al-Faruq tidak menjadi keharusan pemerintah Indonesia, meski dia menikah dengan Mira Agustina di Bogor, Jawa Barat.

Lelaki kelahiran Kuwait itu disebut-sebut sebagai wakil pemimpin Al-Qaedah, Usamah bin Ladin. Dia ditangkap di Bogor, 5 Juni 2002 oleh aparat intelijen Indonesia. Kemudian  diserahkan ke pemerintah AS. Al-Faruq ditahan di penjara Bagram, Afghanistan, dengan tingkat penjagaan keamanan paling ketat. Namun, 10 Juli tahun kemarin, dia berhasil kabur dan melarikan diri ke Irak. Pekan silam, tentara Inggris menyerbu tempat persembunyiannya di Basrah. Dia tewas setelah terjadi baku tembak

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

Harga Sembako Mulai Naik
Kompas

.

Meski bulan puasa belum genap berlangsung seminggu, harga-harga kebutuhan pokok, seperti beras, daging, dan telur, di tingkat grosir mulai merangkak naik.Harga beras naik sekitar Rp.300 per kilogram, daging Rp.1.000-Rp 2.000 per kg, dan telur ayam Rp.50 per kg. Berita ini dilaporkan oleh Kompas edisi Jumat, 29 September 2006. 

Menurut pemantauan Kompas di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Pasar Induk Sayur dan Buah Kramat Jati, serta Rumah Potong Hewan Cakung, di Jakarta, Kamis, 28 September 2006, kenaikan harga terjadi akibat minimnya pasokan dari sentra produksi. Sebagian pedagang di PIBC mengungkapkan, kalangan petani cenderung menahan stok gabah dan baru menjualnya menjelang Lebaran tanggal 24-25 Oktober untuk mendapatkan dana segar.

"Sejak puasa hari pertama, harga beras sudah naik Rp.200-Rp 300 per kg. Kenaikan ini masih akan terjadi, terutama menjelang Lebaran, ketika permintaan tinggi di tengah pasokan yang minim," kata Haji Djuhro, pedagang grosir di PIBC.

Kenaikan harga mulai terjadi pada hari pertama puasa dan masih berlangsung sampai sekarang. Pedagang lainnya, Nelis, mengungkapkan, harga beras melonjak mulai pekan ini. Akan tetapi, kata Nelis, harga tersebut diperkirakan akan bertahan pada kisaran Rp.4.000 - 4.500 per kg karena rencana pemerintah mengimpor beras.

Minimnya pasokan merupakan faktor utama pendorong naiknya harga beras. Dampaknya, sampai Kamis siang stok beras hanya tersisa 30 ton dari biasanya 50 ton per hari.

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

Mantan Mahasiswa Orla Dapat Kembali Jadi WNI

.

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Hamid Awaluddin menyatakan, warga negara Indonesia yang pernah tinggal lama di luar negeri atau eksil dapat kembali menjadi WNI. Demikian dikatakan Hamid di depan Komisi III DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu 27 September 200.

Kebijakan itu merupakan implementasi dari salah satu pasal dalam UU 12/2006 tentang kewarganegaraan yang disahkan DPR pada bulan Juli 2006. Namun Hamid menyangkal bahwa UU yang baru disahkan itu akan mengundang masuknya kelompok yang terlibat dalam G30S/PKI ke Indonesia. "Kita tidak bicara spesifikasi. Kita bicara dalam kategori besar," ujarnya. UU Kewarganegaraan memungkinkan orang Indonesia yang sudah lama tinggal di luar negeri, lima tahun berturut turut dan tak lapor, diberi waktu selama tiga tahun sejak UU berlaku untuk memiliki pilihan menjadi WNI.

Mereka yang dapat pulang di antaranya mahasiswa ikatan dinas yang dikirim oleh mantan Presiden Sukarno dan tidak pernah pulang karena pergantian pemerintahan. Akibat adanya kebijakan politik, mereka tidak bisa pulang ke Tanah Air setelah usai masa belajar. Mereka kehilangan status dan hak sebagai WNI, sebagai akibat kebijakan pemerintahan Orde Baru kala itu.  Jumlah mahasiswa yang sudah berumur 70 tahun ke atas ini berjumlah 579 orang dan tersebar di Eropa, terutama Eropa Timur.

 

lihat/isi komentar

cetak artikel ini

kirim ke teman

1312 stories,189 comments

Polling
Rabu kemarin (27/9) Presiden SBY mengeluarkan 7 petunjuk untuk mengatasi bencana semburan lumpur panas akibat operasi PT. Lapindo Brantas, salah satunya adalah dialirkan ke Sungai Porong. Apa tanggapan Anda ?

Setuju. Penanganan yang sistematis dan terarah memang diperlukan untuk mengatasi semburan lumpur
Tidak Setuju. Sungai Porong adalah sumber pengairan tambak udang dan ikan dan jika lumpur dialiri kesana akan meracuni udang dan ikan dan kemudian manusia.
Tidak tahu. Sampai saat ini belum ada satu langkah yang sudah dilakukan berhasil menutup semburan lumpur.

 

 

 

 
 print this page  |    send to friend  |    subscribe this channel

Copyright © 2006 conectique.com, Inc. All Rights Reserved